Tampilkan postingan dengan label Fanfiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fanfiction. Tampilkan semua postingan

2012/03/27

WE GOT MARRIED (Je Mi Ver) / one shoot


Ini adalah FF pertamaku yang bergenre original character dan castnya saya sendiri, jadi jangan ada yang protes ya!! hahay :D

Title : We Got Married (Je Mi version) / One Shoot
Cast : Hikaru Shinta aka Je Mi Kim
                Cho Kyuhyun
                Lee Donghae
                Han Sang Jin
                Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk
Genre :  OC, General, Romance
Rating : T
Disclaimer : Fanfic ini murni dari pemikiran saya (disclaimer macam apa itu? hah)
Summary : "Apapun yang orang tua pilihkan, itulah yang terbaik buat seorang anak"
                  (jiaahhh.... apa-apaan ini?)



Happy Reading ~~~~

“Hyun Joong oppaaaa!! Kyaaaa . . ..  “ pekik seorang gadis berambut sebahu yang baru saja turun dari Bis yang di tumpanginya menuju Kampus tempat ia belajar saat ini. Terang saja ia berteriak karena saat ia turun dari Bis, dia melihat poster sang idolanya yaitu Kim Hyun Joong, Penyanyi sekaligus actor terkenal itu terpampang di depannya saatini. Tak ayal kini gadis manis itu sedang mencoba mencopot poster Hyun Joong yang terpampang dekat pemberhentian bus tersebut.
“berhasil!, yak, poster oppa sekarang bertambah,hahah… aigooo cakepnya suami ku ini” ucap gadis tersebut sambil senyum-senyum karena menganggap Hyun Joong sebagai suaminya sendiri.
“Je Mi-ya” teriak seseorang yang berhasil membangunkan gadis bernama Je Mi itu dari kegialaannya. Je Mi melirik ke arah suara yang sudah sangat ia kenal itu.
“Sang Jin-ah annyeong. Kau sudah datang? Lihat aku dapat apa hari ini?” jawab Je Mi sambil memamerkan poster yang ia bawa.
“Aish,,, aku tidak tertarik. Apa kau sudah mengerjakan tugas dari Mrs. Kim? Apa aku boleh lihat?” Tanya seseorang bernama Sang Jin to the point yang langsung membuat Je Mi berubah Mood jadi tidak baik.
“cih,, menyebalkan!” cibir Je Mi sambil membuka tasnya.
“ini ambil!” lanjut Je Mi sambil memberikan sebundel Paper hasil kerjaannya.
“ahh,,, jeongmal gomawo Jhagi-ya, semoga kau beruntung dengan Poster Hyun Joong mu itu ya. Aku pergi dulu dengan Eunhyuk Oppa tercinta. Daaahh jhagi-ya.” Ucap Sang Jin bahagia dan sedikit menggoda temannya itu.
“Huh.. kalau sudah berhubungan dengan Eunhyuk oppa, dia jadi lupa sama aku. Dasar Jinnie pabo. Lihat saja nanti kalau aku sudah jadi yeoja chingunya Joong oppa, aku bakal ngadu ke dia. Tapiii… kalau bukan Joong oppa, Hae oppa juga gak apa – apa deh,hehe” gumam Je Mi sambil melanjutkan jalannya menuju Kelasnya.

== skip ==
  
Je Mi POV

“Eomma… aku pulang” teriak ku sebelum aku masuk ke dalam rumah.
Ku lihat eomma menyambutku di depan dan segera membawaku ke dalam. Di dalam rumah ada Appa, Seorang Ahjussi dan,, satu orang namja yang sama sekali tidak aku kenal. Perasaan ku jadi tidak enak sekarang.
“Je Mi Jhagi sini nak” ucap appa ku
“kenalkan ini anak kami Kim Je Mi, dia gadis yang baik, sekarang dia sedang Study di Seoul National University. Ini dia baru pulang dari kampusnya. Iya kan Jhagi-ya? Coba kau sapa mereka!” lanjut appa ku panjang lebar pada namja yang ada di hadapnku saatini.
Eh, sapa mereka? Apa yang harus aku lakukan?aku benar – benar gugup dalam situasi seperti ini. Aku hanya menundukkan kepalaku saat namja itu melirik ku. Tapi kemudian eomma menyenggol tanganku dari arah samping, aku meliriknya dan Nampak dia seperti memberi ku kode untuk segera bicara.
“Je Mi imnida, Mannaseo Bangapseumnida” ucapku tak lupa sambil menundukkan kepalaku kearah namja dan ahjussi itu.
“Cho Kyuhyun Imnida” jawabnya dingin
“Anakku ini sangat pendiam dan pemalu, jadi tolong di pahami, sifatnya juga masih seperti anak kecil.” Tutur Appa kepada namja bernama Cho Kyuhyun itu. Tapi tunggu,, apa – apaan appa ku itu pake acara bongkar-bongkar sifat dan kehidupanku segala kepada namja itu.
“Eomma, appa, ahjussi, oppa, aku permisi dulu, ne” ucapku sambil membungkukan badan dan kemudian pergi ke kamarku dengan sedikit berlari.
“Hah,, kenapa jantung ku berdegup kencang begini? Siapa oppa dan ahjussi itu?aish,, perasaan ku gak enak sekarang. Joong Oppa… apa yang akan terjadi padaku?hufh…”aku membuka poster hyun joong oppa yang tadi ku bawa dan menempelkannya di dinding kamarku yang masih kosong karena sudah hampir seluruh dinding kamarku aku tempel fotonya Joong oppa. Hehe
  ** *
Keesokan harinya saat aku siap – siap pergi ke kampus, eomma menemuiku di kamar. Entah apa yang ingin disampaikan eomma padaku? Bicaranya berputar – putar tak jelas.
“Je Mi-ya,, cho Kyuhyun itu pemuda baik, dia masih muda tapi sudah bisa menjadi direktur di perusahaan tempat dia bekerja, padahal itu bukan perusahaan milik keluarganya.” Ucap eomma yang menurutku tidak penting.
“hemmm” hanya itu responku
“Je Mi-ya, dia itu sedang mencari seorang istri dan ingin segera menikah.”
“mwo? Terus kenapa datang kesini? Kenapa bukan ke gereja sana?”jawab ku dingin
“dia belum punya calon istri jhagi,,masih mencari, dia ingin seorang istri yang bisa mendukung dia, dan memperhatikan dia.”
DEG . . .
Firasat buruk ku kembali terjadi, apa maksudnya eomma membicarakan dia?
“Je Mi-ya kau tau adik sepupumu yang di mokpo itu, Eun Soo,, dia akan segera menikah.” Ucap eomma padaku.
“oh ya? Syukur deh”jawabku dingin
“aish.. Je Mi-ya dia itu umurnya lebih muda darimu.” Lanjut eomma
“terus ? memangnya kenapa kalau dia lebih muda dariku dan menikah lebih dulu dariku?”
“Je Mi-ya, kapan kau akan bersikap dewasa? Kata orang, jika seorang kakak di dului menikah oleh adiknya itu tidak baik. Eomma selalu berdoa setiap hari untuk mu, supaya kau cepat menemukan jodohmu, dan menikah sebelum adik sepupumu itu. “ jawab eomma yang membuatku sedikit tertekan.
“Je Mi-ya, eomma rasa namja bernama Kyuhyun itu cocok buat mu.”
“Eommaa,,,, aku belum mau menikah!” jawabku sedikit berteriak karena sudah tidak tahan lagi dengan omongan – omongan eomma ku yang berbelit- belit itu. Aku pun memutuskan untuk segera pergi ke kampus.
“eomma, aku sudah telat, aku pergi dulu ne?” pamit ku pada eomma yang masih duduk di kamarku. Akupun meninggalkannya sendiri.
“Miane eomma, aku berteriak padamu. Habisnya eomma sendiri yang membuat aku kesal pagi-pagi” gumamku. Aku pun berjalan menuju pemberhentian bis.
***

Hari ini perasaanku kacau. Di dalam bus aku hanya diam saja, melamun dan memikirkan kata – kata eomma ku tadi di rumah. Sehingga tak ku sadari aku sudah terlewat jauh dari pemberhentian bus ke kampusku.
“nona, kau mau turun dimana?” Tanya ahjussi yang membuyarkan lamunanku.
“ah,, aku turun di seoul university ahjussi” jawabku sambil beranjak dari kursi tempat ku duduk.
“nona, itu sudah terlewat jauh, sebaiknya nona menunggu bus yang akan pergi ke seoul sebentar lagi.” Terang ahjussi, aku hanya mengangguk menyetujui dan turun dari bus tersebut.
Aku berjalan tanpa arah, memikirkan bagaimana nasib ku selanjutnya.
PERJODOHAN itukah yang akan aku alami sekarang? Andwae…. Memangnya ini zaman Siti Nurbaya apa?
Bagaimana kalau suamiku tidak mencintaiku? Dia hanya ingin menikahiku saja, dia tidak sepenuhnya menyayangiku? Aish,,, aku tidak mau! Kenal saja tidak, bagaimana aku tau dia mencintaiku atau tidak?
“hiks,,, Hyun Joong oppa…. Apa yang harus aku lakukan? Kenapa kau belum datang untuk melamarku secepatnya? Bagaimana kalau aku benar – benar di jodohkan? Oppa… aku hanya ingin menikah denganmu! Hiks,,, “
***

Author POV
JeMi termenung di sebuah taman. Dia tidak jadi ke kampus, dia malah asik menangis dan sesekali memandangi wallpaper handphone nya yang bergambar Kim Hyun Joong dan berbicara pada foto tidak bernyawa itu.
“hah, aku punya ide” ahkirnya otak warasnya pun bisa bekerja. Je Mi berhenti menangis dan kemudian bergegas pergi ke sebuah tempat.
Sapphire Blue. Sebuah sekolah dance. Dia ingin menemui seseorang disana. Seseorang yang ia cintai selain Hyun Joong. Walau sebenarnya cinta buat Hyun Joong itu paling besar dan tidak tergantikan.
“Je Mi-ya,, kau sedang apa disini? Tanya seseorang yang ingin Je Mi temui.
“oppa… aku ingin bicara padamu. Ini penting.” Jawab Je Mi
“mwo? Penting? Baiklah ayo kita duduk disana!” titahnya sambil menunjuk bangku di sebelah ruang latihan.
“kau mau bicara apa Je Mi-ya?” Tanya namja itu
“Donghae oppa,, apa kau menyukaiku?”
“Mwo?” jawab Donghae setengah kaget
“ne oppa, aku Tanya apa kau menyukaiku? Kalau kau menyukaiku, apa kita bisa menikah?” Tanya Je Mi polos
Namja yang dipanggil Donghae itu menatap Je Mi heran, namun akhirnya dia tertawa juga melihat wajah polos yeoja yang ada di hadapannya saat ini.
“hahaha Je Mi-ya, apa yang kau ucapkan? Kau pasti sedang bercanda kan? Apa yang terjadi padamu eoh? Apa kau sedang punya masalah?” Tanya donghae beruntut.
“Aniya oppa, aku sungguh –sungguh. Aku menyukaimu, aku ingin menikah dengan mu. Bukankah oppa selalu bilang kalau oppa ingin punya istri yang baik seperti aku?” Jawab Je Mi sambil mengerucutkan bibir mungilnya imut.
“aish,, Je Mi-ya, oppa memang bilang seperti itu, tapi tidak berarti oppa harus menikahimu sekarang kan? Study mu saja belum selesai. Lagi pula,,,,,,”ucapan donghae terputus, dia terlihat sedang memilih –milih kata yang tepat untuk yeoja di depannya ini.
“lagi pula apa oppa? Oppa pasti tidak mencintaiku kan? Oppa bohong selama ini bilang suka padaku, padahal tidak. Bilang saja oppa tidak mau menikah dengan ku!iya kan?” Tanya Je Mi dengan nada kesal, dia merasa dipermainkan oleh namja yang paling dekat dengannya selama ini.
“bukan seperti itu JeMi-ya, tapi…” lagi – lagi donghae tidak menyelesaikan kata-katanya.
“oke oppa. Fine! Kau jangan menyesal kalau aku menikah denan namja lain. Arra! Gomawo oppa!” jawab Je Mi yang langsung pergi dan meninggalkan donghae.
“Je Mi-ya tidak seperti itu, tunggu, kau… kau.. aish,, kau tunggu aku dulu Jhagi-ya!” teriak donghae
Je Mi berheti berjalan dan kemudian berbalik kea rah doanghae. “ yaa oppa! Jangan panggil aku jhagi lagi sekarang!” bentak Jemi kesal dan kembali berjalan meninggalkan donghae sendiri.
***

Je Mi POV
“aarght,,,,sudah mau gelap. Aku tidak mau pulang. Tapi kalau aku tidak pulang, aku mau tidur dimana?hikss,, eomma” gumamku di pinggir jalanan kota seoul. Orang –orang memandangku aneh. Namun tiba – tiba suara seseorang yang belum aku kenal terdengar memanggilku.
“Je Mi-ssi” panggilnya. Aku membalikan badanku dan alangkah terkejutnya aku melihat seseorang yang kini ada di hadapanku. Cho Kyuhyun. Namja itu, dia ada di hadapanku sekarang. Entah kenapa jantungku kembali berdegup kencang, aku gugup. Yah,, gugup bila berhadapan dengannya. Namun ada sedikit rasa takut juga dalam hati ku.
“kau mau pulang? Ayo masuklah!” titah nya yang menyuruhku masuk ke dalam mobilnya.
Anehnya, aku malah menyetujuinya begitu saja, seperti robot yang di kendalikan tuannya. Aku menurut saja apa yang dia katakana. Akupun tidak mengerti apa yang aku lakukan? Kenapa aku seperti ini?
Aku masuk kedalam mobilnya dan dia mulai melajukan mobil itu menuju rumahku. Aku tidak berani menatapnya, ada sedikit rasa takut. Ah tidak sedikit tapi aku benar – benar takut padanya. Tapi aku bisa melihat wajah seriusnya yang sedang menyetir dari kaca depan. Tampan. Yah, itulah yang ada di benakku saat ini. Ternyata namja ini tampan juga, aku baru menyadarinya.
Selama perjalanan tak ada yang memulai pembicaraan, sehingga kami hanya diam saja di dalam mobil sampai berhenti di depan rumahku. Dan aku pun mencoba memberanikan diri membuka suaraku untuk menawarkannya masuk ke dalam rumah.
“Oppa, apa kau tidak masuk dulu?” tanyaku
“ani,,, sampaikan saja salamku pada ahjuma dan ahjussi.” Jawabnya sambil tersenyum. Tanpa sengaja aku melihat senyumnya dan kemudian bertemu dengan matanya. Aku langsung menundukkan kepala ku malu.
“baiklah oppa, kalau begitu aku masuk dulu.” Ucapku langsung masuk ke dalam rumah.
Di dalam aku langsung masuk ke dalam kamarku setelah memberi salam.
DEG
DEG
Jantungku masih berdegup mengingat senyumnya. Hah dia memang tampan. Tapi tetap saja aku tidak bisa menikah dengan nya. Bagaimana aku menikah dengan orang yang tidak aku kenal? Lagi pula aku belum siap untuk menikah. Hufh…

“Je Mi-ya,, kau sudah pulang? Appa dan eomma ingin berbicara denganmu, keluarlah!” teriak eomma ku dari luar kamar.
“Omo.. pasti mereka ingin membicarakan tentang pernikahan lagi.” Gumamku
Aku pun pergi ke luar kamar dan menemui kedua orangtuaku.
“eomma dan appa ingin bicara apa?” tanyaku to the point.
“Jhagi-ya, eomma dan appa ingin kau menikah dengan kyuhyun. Dia namja yang baik. Eomma yakin dia pasti bisa membahagiakanmu.” Jawab eomma meyakinkanku. Tapi aku sama sekali tidak menjawab, aku hanya menundukkan kepalaku. Jujur aku tidak tau harus menjawab apa? Aku juga ingin menikah, tapi aku takut, aku takut namja itu tidak mencintaiku dengan sepenuhnya. Mana mungkin orang yang tidak mengenalku bisa mencintaiku begitu saja, bahkan aku dan dia belum pernah bertemu sebelumnya. Bagaimana kalau di pertengahan nanti dia benar-benar memperlihatkan kalau dia tidak mencintaiku. Lagi pula rasanya aku masih belum siap untuk menikah.
Aku terus merunduk tanpa terasa air mata ku pun mengalir dengan deras.
“jhagi-ya kenapa kau tidak menjawab? Tanya appa ku
“Appa, eomma aku belum siap, aku,,, aku masih ingin tinggal berasama kalian appa, eomma, aku masih butuh kalian, hikss…” jawabku yang keluar begitu saja dari mulutku.
Eomma yang menyadari aku menangis, dia memelukku sekarang.
“jhagi-ya, eomma juga tidak ingin berpisah dengan mu. Tapi jika kau menikah tidak berarti kau tidak boleh kesini lagi kan. Kau masih boleh tinggal disini sayang. Eomma dan appa bukan ingin membuat mu pergi dari sini, tapi kami ingin yang terbaik untukmu. Dan kami rasa Kyuhyun pantas buatmu jhagi. Dia pasti bisa menyayangimu selamanya menggantikan eomma dan appa yang sudah tua ini. Penjelasan eomma yang masuk akal namun semakin membuatku ingin menangis.
“hiks.. hiks.. eomma, appa aku sayang kalian, aku tidak ingin berpisah dengan kalian. Dan aku rasa aku tidak membutuhkan orang lain selain eomma dan appa.” Ucapku
“aniya,, jemi-ya, kami sudah tua, kalau appa dan eomma meninggal nanti siapa yang akan menjagamu eoh? Makanya appa dan eomma ingin kau menikah dengan kyuhyun. Kau tau kan sekarang maksud dari appa dan eomma?” jawab Appa akhirnya angkat bicara juga.
“tapi appa….”
‘tidak ada tapi –tapi an lagi jhagi, ini semua demi kebaikan mu. Kami, appa, eomma dan keluarga dari kyuhyun sudah menyiapkan semuanya. Kami yakin kau tidak akan menyesal dengan keputusan yang  kami berikan padamu sayang. Pernikahannya tinggal 2 minggu lagi. Itu adalah waktu untuk mu menyesuaikan diri dan memantapkan hatimu. Arraso?”
***

Author POV
Setelah pembicaraan dengan kedua orang tuanya Je Mi kembali masuk ke dalam kamar, dia berjalan gontai, fikirannya entah kemana. Dia bingung apakah harus menyutujui perjodohan konyol ini. Walaupun sekarang umurnya sudah cukup dewasa, tapi tingkah yeoja ini masih seperti anak kecil yang manja. Bahkan kelakuannya pun seperti ABG – ABG di luar sana yang mengidolakan para artis – artis muda seperti Kim Hyun Joong. Yaah,,,, tak ayal kini gadis mungil itu sedang menangis sambil menatap ke arah dinding – dinding kamarnya yang di penuhi dengan poster Hyun Joong.
“Oppa…. Kalau aku menikah nanti, apa masih boleh aku mencintaimu? Apa Kyuhyun Oppa akan marah kalau aku masih tetap mencintaimu?haaaah,,,, oppa, kenapa bukan kau saja yang menikahiku eoh? Kenapa kau tidak menyadari kehadiranku selama ini?hiks.. oppa….. “
Rengek yeoja itu di sela – sela tangisannya.

== skiip==

2 minggu pun berlalu, Je Mi tidak bisa menghindar lagi dari perjodohan ini. Siap tidak siap sekarang dia harus menikah dengan namja yang tidak ia kenal, namja yang ia tidak yakini bisa ia cintai.
Tapi satu yang jelas, Kyuhyun pasti bisa melindunginya, itu lah kata-kata eommanya yang saat ini bisa sedikit membuat yeoja itu tenang.

Je Mi berjalan ke atas altar yang sudah di tunggui oleh calon suaminya yaitu Kyuhyun. Upacara pernikahanpun dilaksanakan dengan hikmad.
Tamu – tamu berdatangan untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Saudara, para sahabat Je Mi dan rekan kerja dari kyuhyun, mereka semua datang menmberikan selamat.
“Je Mi-ya, chukkaeyo,, kau mendahuluiku dengan eunhyuk oppa, kau curang.” Ucap sahabat Je Mi yaitu Sang Jin yang datang dengan namja chingunya eunhyuk.
“ne sang Jin-ah, gomawo” jawab Jemi dan langsung memeluk sahabatnya itu. Air matanya mengalir tak tertahan.
“mwo? Kenapa kau menangis Jemi-ya? Uljima” ucap sang jin sambil menepuk-nepuk pundak belakang Jemi.
“oppa.. kau harus menjaga sahabatku. Jangan buat dia menangis, arraso” lanjut sangjin kepada kyuhyun. Kyuhyun hanya mengangguk dan tersenyum.
“kau tidak apa-apa jhagi-ya?” ucap Kyuhyun, suami baru Je Mi.
“ne oppa, gwenchana, aku hanya sedikit terharu”jawab Je Mi singkat.
“syukurlah” lanjut Kyuhyun sambil menatap istrinya.
***

Pesta pun selesai, Jemi dan Kyuhyun pulang ke apartemennya kyuhyun. Jemi hanya bisa menangis saat ia harus berpisah dengan keluarganya.
“eomma, appa, aku masih boleh kan ke rumah kalian?” Tanya Je Mi dengan polosnya.
Kyuhyun hanya tersenyum di belakang melihat tingkah istrinya itu.
“kau boleh kesini kapanpun kau mau jhagi, apa sekarang kau masih ingin tinggal disini?itu tidak apa-apa ko.” Ucap suaminya
“tidak! Jhagi-ya, kau boleh mampir kesini, tapi sekarang kau harus pulang ke rumah suamimu arraso!” jawab eomma Jemi tegas.
“eomma,,,,” tangis Jemi semakin keras. Ia memeluk eommanya dan kemudian terpaksa harus meninggalkan kedua orang tuanya itu.
***

Sungmin POV

Kini aku sudah berada di apartemen kyu oppa, suamiku. Aigoo,,, benarkah ini?aku sudah menjadi istri orang. Istri dari seorang cho kyuhyun?
Aku hanya diam di kamarku setelah selesai mengganti pakaian ku dengan baju tidur. Kemudian Kyu oppa datang.
DEG
Jantungku berdegup lagi dengan keras. Aku takut, aku gugup, rasa canggung menyelimuti kami berdua. Ku lihat kyu oppa menghampiriku dan duduk disebelahku.
“Je Mi-ya” ucapnya
“emh,, ne oppa?” jawabku singkat
Tidak ada percakapan lagi di antara kami. Sampai aku memberanikan diri untuk mengeluarkan pertanyaan ini, pertanyaan yang seharusnya aku tanyakan sebelum kami menikah.
“oppa”
“hem”
“kenapa kau memilihku? Kenapa kau ingin menikahiku? Apa kau mencintaiku? Kau kan belum mengenalku lama?” tanyaku bertubi-tubi.
Kulihat kyu oppa, dia hanya tersenyum dan kemudian memandangku.
“kau benar. Aku memang tidak mengenalmu. Tapi aku yakin kau adalah wanita yang baik.”
Baru kali ini ada namja yang menganggapku benar – benar sebagai seorang wanita.
“aku yakin kau bisa menjadi istri yang baik buatku, menjadi ibu dari anak-anak ku. Masalah suka. Tentu saja aku menyukaimu, makanya aku setuju untuk menikah dengamu. Dan cinta itu akan tumbuh seiring berjalannya waktu.”
Jawabnya sambil terus memandangku. Aku tidak berani menatap matanya. Akupun menundukkan kepalaku ke bawah menghindari tatapannya.
Kyu oppa menyentuh dagu ku dan menarik kepalaku agar aku menatapnya.
“kau takut jhagi-ya?”tanyanya
Tidak tau kenapa aku malah kembali meneteskan air mataku. Jujur aku takut saat ini.
“uljima! “
“aku janji aku akan mencintaimu sampai kapanpun. Aku tidak akan menyakitimu sayang. Dan aku harap kau percaya padaku.” Ucapnya
“oppa , tapi aku belum mencintaimu. Apa kau marah padaku?” tanyaku padanya
“aniya. Belum mencintaiku berarti nanti kau akan mencintaiku? Kita jalani ini semua bersama. Kau mau kan?” jawabnya. Aku lihat matanya yang menatapku. Aku merasakan ada ketulusan dalam setiap kata-katanya. Walau sedikit ragu, tapi kini aku berusaha meyakininya. Aku akan berusaha mempercayainya dan mencintainya segenap hatiku.
“ne, oppa aku mau” jawabku mengiyakan dan tersenyum padanya.
Aku melihatnya tersenyum kembali dan menatapku bahagia. Dia mendekatkan wajahnya kepada wajahku yang di pegangnya.
DEG
Jantungku kembali berdegup kencang. Mungkin sekarang ia mendengar detakan jantungku yang tak beraturan.
Chu~
Dia mencium mata kiriku dan kemudian mata ku yang sebelah kanan. Menghapus sisa – sisa air mata yang mengalir dari mataku. Dia melepaskan ciumannya dan kemudian menatapku lagi.
“apa aku boleh melakukannya?” Tanya dia padaku.
“aku akan melakukannya dengan sangat lembut, aku tidak akan menyakitimu!” lanjutnya dan berjanji padaku.
“ne, oppa. Lakukanlah! Karena aku adalah istrimu sekarang.” Jawabku
Kyu oppa kembali mendekatkan wajahnya, kini ia melumat bibirku. Menciumku dengan penuh rasa sayang. Ciuman pertamaku dari suami ku sendiri. Aku sangat senang, dia melakukannya dengan begitu lembut. Dan kini aku mulai percaya padanya.
Jeongmal gomawo oppa. Jeongmal gomawo eomma, appa. J

END


Hikaru Shinta aka Je Mi Kim
Kyuhyun Cho

2012/03/18

The Third FF / Always Love You / GS / Part 3


Anyyeong,,, *tebar bunga :)
aku kembali membawa lanjutan FF kemarin, namun aku mau minta maaf dulu. Mianata, sebenernya FF ini Ratingnya itu "T" bukan "M" aku salah tulis,heheh
Mianhae jangan kecewa ya :)
coba di baca lagi lanjutannya, semoga suka ^^
Don't Like? Don't Read ---- 

Sungmin berlari dari toilet menuju ruang utama. Suara tepuk tangan masih terdengar riuh di antara pengunjung restoran.
“Gamsahamnida” ucap Kyuhyun dan membungkukan badannya. Di saat yang bersamaan, Sungmin tiba di sana dengan wajah panik dan penasaran.
Tbc.

Part 3

Happy Reading 


Sungmin POV

Saat aku tiba di depan stage, penyanyi itu sudah pergi, aku tidak sempat melihatnya.
“Sungmin, ssi”
Aku berniat mengejarnya ke belakang, tapi kemudian aku mendengar suara Bos ku memanggil. Ahh.. aku lupa aku kesini bersamanya. Dia melambaikan tangannya tanda menyuruhku untuk menghampirinya, aku pun pergi menemuinya dan tuan Kim.
“kau tak apa – apa?” tanyanya,
“emm… tidak, aku tidak apa – apa direktur” jawabku dengan sedikit tersenyum meyakinkan.

Skip =======
Author POV

“ayo ku antar pulang!” ucap Siwon setelah urusan mereka bersama Yesung Kim selesai.
Sungmin hanya mengangguk dan kemudian masuk ke dalam mobilnya Siwon.
Ketika mobil Siwon akan melaju, Sungmin melihat sosok namja yang mirip dengan Kyuhyun dari kaca spion mobil. Namja itu  masuk ke dalam mobil dengan di bantu namja lain disampingnya. Sungmin ingin sekali turun dan memastikan sosok namja itu, tapi mobil Siwon sudah melaju dan melewati mobil yang ditumpangi namja tadi namun sayangnya jendela mobilnya itu tertutup sehingga Sungmin tidak bisa melihat orang yang berada di dalamnya.
**  **
Di dalam mobil tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut mereka, Sungmin hanya diam dan melamun sedangkan Siwon terus saja memperhatikan tingkah Sungmin yang berubah sejak dari Restoran tadi.
“emm…Sungmin ssi, apa besok kau ada acara?” Tanya Siwon sedikit mencairkan suasana. Namun orang yang di Tanya nya malah diam saja, terus memandang ke depan dengan tatapan kosong. Sepertinya Sungmin tidak mendengar apa yang Siwon katakan. Siwon semakin penasaran sebenarnya apa yang di fikirkan yeoja ini?
“Sungmin ssi?emm,,,Sungmin-ah?” suara Siwon sedikit keras, dan akhirnya Sungmin sadar dari lamunannya.
“emh..nae “ jawab Sungmin dengan reaksi yang kaget di panggil seperti itu oleh Siwon.
“ha ha… kau lucu sekali kalau sedang kaget seperti itu” canda Siwon
Sungmin merenggut kesal karena kelakuan bos nya itu.
“aish ,,, itu tidak lucu Siwon ssi”
“ha ha ha … lagi pula kenapa kau melamun? Sampai – sampai pertanyaan ku pun tak kau dengar. “ ucap Siwon menyindir
“hah,, memangnya Siwon ssi bertanya apa?” Sungmin malah balik bertanya pada Siwon
“ Aish,,, kau tidak usah memanggil ku seformal itu kalau di luar kantor Sungmin-ah!”
“apa?”
“iya,, panggil saja aku ‘Siwon-ah’ itu lebih nyaman untuk ku, arraso”
Sungmin tampak berfikir sebelum menjawab, masa iya ia berbicara nonformal kepada atasannya? Tapi ya karena bos nya sendiri yang meminta, akhirnya Sungmin mengIyakan juga.
“baiklah kalau kau yang meminta Siwon-ah” jawab Sungmin sambil tersenyum manis mengeluarkan jurus aegyo nya
DEG ,, , ,
Siwon seperti terhipnotis melihat senyuman yeoja di sampingnya ini, sekarang giliran Siwon yang melamun, entah apa yang ada di fikirannya saat ini.
“Siwon-ah?” Tanya sungmin heran
“gwenchanayo?”
Seakan menyadarkan lamunannya Siwon mengerjapkan matanya dan kembali focus kepada tugas menyetirnya
“nae,, gwenchana” jawab siwon sambil sedikit tertawa dan kembali memandang kea rah depan
“ahh,, iya, memangnya apa tadi yang kau tanyakan padaku?” Tanya Sungmin
“Aniya,, aku hanya ingin mengajakmu jalan – jalan besok. Apa kau tidak ada acara?”
Sungmin gelagapan menjawab pertanyaan bosnya itu, ia mencari – cari alasan agar bisa menolak ajakan siwon dengan sopan.
“ahh,,, aku ada urusan besok, tidak bisa di batalkan. Bagaimana kalau lain kali?” jawab Sungmin masih dengan jurus aegyo nya itu.
“ emm.. baiklah kalau kau tidak bisa” balas Siwon
“Jeoseonghamnida Siwon-ah” ucap Sungmin, sama seperti tadi sambil tersenyum manis, takut Bos nya itu marah karena sudah di tolak oleh sungmin.
“nae…gwenchana. Berarti lain kali kau tidak bisa menolak lagi Sungmin-ah! Kalo tidak kau akan kehilangan pekerjaanmu, Arraso?” jawab Siwon pura p pura mengancam
“eh?”
Sungmin bingung mau menjawab apa? Dalam hati dia merutuki kebodohannya karena telah menawarkan lain kali. Sedangkan Siwon tersenyum melihat perubahan wajah Sungmin.
“ha ha ha “ Siwon tidak bisa menahan tawanya, sedangkan Sungmin mendelik kearah Siwon heran
“ha ha ha,, aku Cuma bercanda ko Sungmin-ah, ha ha ha” ucap Siwon
“Aish… kau mengerjaiku lagi tuan Siwon. Itu tidak lucu!” balas Sungmin cemberut
“Mianhae” sambung Siwon sambil tersenyum dan memperlihatkan lesung pipinya
* * *
Sungmin tiba di Apartementnya, dia turun dari mobil Siwon dan mengucapkan terima kasih. Setelah Siwon berlalu Sungmin melangkahkan kakinya menuju kamar namun fikirannya kembali kepada sosok namja yang ia lihat di parkiran Sapphire Blue tadi, namja yang menyanyi tadi siang, namja yang sudah membuat fikirannya tidak terfokus seharian ini. Apa dia seseorang yang Sungmin rindukan? Seseorang yang Sungmin Cintai.
Di dalam kamar, Sungmin menghempaskan tubuh lelahnya di atas kasurnya. Kemudian dia melihat kearah meja kecil dekat ranjangnya. Di sana berjajar fotonya, orang tuanya dan satu namja tampan memakai baju sekolah dengan senyum yang sangat manis. Senyum yang Sungmin ingin lihat saat ini, di saat dia lelah. Sungmin mengambil foto namja itu dan memandangnya dengan tatapan sedih,tak lama kemudian air mata pun turun membasahi pipinya.
“Mianhae, hiks…. “ ucap Sungmin di sela – sela tangisnya. Sungmin terus menangis dan meminta maaf kepada foto namja itu dalam kesunyian malam.

Flash Back
Drrt,,, drrt…
Ponsel seorang yeoja bergetar, ada pesan yang masuk dari kekasihnya.
“Minnie-ya, malam ini aku tunggu kau di taman!”
Yeoja itu membaca pesan  sambil tersenyum. dia kembali memasukkan ponselnya ke dalam tas.

Saat malam pun tiba, Yeoja yang di panggil Minnie berjalan menyusuri jalanan kota seoul yang ramai menuju taman di pinggir kota. Ia  duduk di bangku taman menunggu kekasihnya datang.
Sudah 1 jam Minnie menunggunya disini, namun orang yang ditunggunya  tidak datang juga, tiba – tiba seseorang datang menghampiri Minnie dan duduk di sampingnya.
“Jungmo?” ucap MInnie kaget akan kedatangannya
“dia tidak akan datang!” balas Jungmo
“mwo? Maksudmu?”
“hemm… Minnie, sudahlah. Jangan mengaharapkan dia lagi, dia itu tidak pantas buatmu. Apa kau tidak cukup terluka dengan perlakuan Eommanya padamu, hah?kenapa kau terus bertahan, padahal itu membuat mu terluka?” jelas Jungmo panjang lebar
“aku percaya padanya  Jungmo-ah,, kami yakin, kami bisa melewati semuanya.” Jawab MInnie meyakinkan Jungmo
“terserah kau lah Minnie, aku hanya memberi tahumu saja, karena aku peduli padamu, karena akumencintaimu.” Tambah Jungmo lagi
MInnie tertegun mendengar ucapan Jungmo. Dia mencintainya? Padahal dia adalah sahabat Minnie dan Kyuhyun dan Minnie sangat mencitai Kyuhyun. Minnie tidak bisa membalas cinta Jungmo. dia hanya diam tak tahu harus berbicara apa?
Tiba-tiba hujan turun perlahan dan kemudian deras, jungmo menarik Minnie ke tempat yang teduh menghindari air hujan. mereka pun berhenti di tempat telepon umum yang lumayan bisa di jadikan tempat berteduh. Baju Minnie basah karena hujan dan dia rasakan hawa dingin yang begitu kuat. Tak bisa ia tahan, tubuhnya menggigil karena kedinginan. Jungmo memberikan jaketnya pada Minnie, mungkin dia menyadari tubuh Minnie yang menggigil. Jungmo memakaikan jaketnya pada Minnie dan memeluknya sedikit (?) saat Minnie mau melepaskan pelukannya, tiba- tiba suara seseorang yang sangat Minnie kenal terdengar memanggilnya.
“Minnie . . . “
Sontak Minnie dan Jungmo menoleh kearah sumber suara. Alangkah terkejutnya Minnie melihat Kyuhyun kekasihnya yang berdiri sambil mengepalkan tangannya di dalam deras air hujan. Pasti dia sudah salah paham pada MInnie dan jungmo.
“Kyu,, kau sudah datang?”
“I,,, ini,, tidak seperti yang kau fikirkan.” Ucap Minne memberanikan diri.
Kyuhyun tidak menjawab, dia malah pergi meninggalkan tempat Minnie dan Jungmo berada. Minnie mengejar Kyuhyun, dia tidak peduli dengan rasa dingin yang menyerangnya saat ini. Yang terpenting sekarang adalah Kyuhyun. Kekasihnya. Sedangkan Jungmo, dia tersenyum menang di belakang. Dan kemudian memberikan sebuah pesan kepada seseorang.
Minnie terus mengejar Kyuhyun dan kemudian menarik tangannya.
“Kyu,, dengarkan aku dulu, kau salah paham.” Ucap Minnie menjelaskan kepada Kyuhyun
“salah paham apa Min? aku melihatnya sendiri Jungmo memeluk mu. Kenapa? Kau senang di peluk olehnya, hah? Jawab kyuhyunberteriak. Tanpa menunggu penjelasan Minnie, Kyuhyun kembali berjalan meninggalkan Minnie.
Minnie yang sudah kehabisan akal untuk menjelaskan yang sebenarnya kepada Kyuhyun hanya bisa berdiri dan berteriak.
“kamu salah paham Kyuhyun. Aku tidak ada hubungan apa – apa dengannya. Percayalah padaku!” teriak Minnie namun tidak di hiraukan sama sekali oleh Kyuhyun.
“Aku akan terus berdiri disini Kyu!! Sampai kau mempercayaiku, atau aku lebih baik mati tertabrak sekarang juga daripada kau tidak mempercayaiku! Teriak Minnie di tengah jalanan kota Seoul. Air mata yang membasahi wajahnya tercampur air hujan yang sangat deras, hanya rintihan suara yang terdengar samar oleh suara hujan menggambarkan betapa sakitnya hati Minnie ketika kekasihnya sendiri tidak mempercayainya.
“TERSERAH! Jawab Kyuhyun dingin karena sudah di kuasai amarah. Namun saat dia berjalan berlawanan arah, dia merasa ada lampu yang menyorot dari arah belakang, arah dimana Minnie berdiri. Saat kyuhyun berbalik ternyata sebuah Truk besar yang sedang melaju kencang kearah Minnie, namun Minnie tetap berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikitpun.
“Minnie AWAS!! Menyingkirlah dari sana! “ teriak Kyuhyun. Namun Minnie tetap diam tanpa menghiraukan teriakan kyuhyun. Yang ada dia malah menutup matanya tanda pasrah.
“Shitt” umpat kyuhyun yang langsung berlari kearah Minnie itu. Ia mendorongnya sekuat tenaga dan , , , ,
BRUKKK .. . . ..
Tubuh Kyuhyun terpental di jalan, kepalanya membentur bebatuan yang ada disana.

@Rumah Sakit
Minnie tidak berhenti menangis, dia sangat khawatir dengan keadaan Kyuhyun, dia merasa bersalah atas kejadian ini. Dia bersumpah tidak akan memaafkan dirinya sendiri kalau terjadi hal yang buruk pada Kyuhyun.
Minnie terus berdoa di depan ruang ICU tempat dimana kyuhyun sekarang. Dia tidak mau kehilangan kyuhyun karena dia sangat mencintai namja yang yang menjadi kekasihnya itu.
Saat Minnie sedang berdoa, seorang yoeja paruh baya yang mInnie kenal adalah ibunya Kyuhyun datang. Dia terlihat sangat cemas dan sedikit berlari menuju ICU, setibanya disana dia melihat Minnie  yang menunggui Kyuhyun.
“Annyeong ahjuma, Kyuhyun ….” Belum sempat Minnie menyelesaikan ucapannya,   Heechul eomma sudah memotongnya terlebih dahulu.
“Kenapa kau masih disini?” teriaknya
“a .. akuuu” jawab Minnie terbata – bata karena takut. Heechul eomma akan memarahi Minnie lagi kalau saja dokter tidak keluar dan berbicara.
“siapa keluarga korban?” tanyanya
“Saya dokter, saya ibunya. Bagaimana keadaan kyuhyun?” Tanya heechul
“begini,, dengan sangat menyesal saya mengatakan ini, putra anda sekarang dalam keadaan kritis, benturan di kepalanya sangat keras, saya khawatir akan terjadi geger otak atau kalau tidak, mungkin berpengaruh pada matanya.” Jelas dokter itu
“tapi nyonya tidak perlu khawatir, kami akan terus berusaha. Pasien sudah boleh di lihat namun hanya boleh satu orang yang masuk. Saya permisi dulu nyonya. Annyeong” tambah dokter lagi yang di jawab oleh anggukan heechul eomma.
Setelah kepergian dokter, heechul langsung menatap horror ke arah Minnie. Minnie yang melihatnya langsung menundukkan kepalanya takut.
“kau dengar! Kau dengar hah apa kata dokter barusan?”
“kau bilang mencintai anakku? Tapi kau malah mencelakainya! Apa kau masih punya nyali sekarang hah? Akibat perbuatannmu anakku jadi celaka! Apa ini sebenarnya yang kau mau?” maki Heechul eomma pada Minnie
Minnie hanya menunduk dan menangis, ia tidak bisa menahan air matanya. Hatinya sakit mendengar perkataan ibu Kyuhyun padanya. Memang benar Minnie lah yang membuat Kyuhyun tertabrak. Andai dia tidak senekad tadi, mungkin Kyuhyun tidak akan celaka. Tapi tak ada sedikit pun niat dalam hatinya untuk mencelakai kekasihnya sendiri yang sangat ia cintai.
“sekarang kau pergi dari sini. Aku tidak mau melihat wajahmu lagi ada di hadapanku. Dan aku tidak mau melihatmu menampakkan diri lagi di hadapan anakku. Pergilah sebelum aku bertindak nekad padamu!” titah heechul eomma seketika membuat Minnie memberanikan diri menatap heechul.
“aku mohon ahjuma, izinkan aku melihat kyuhyun. Jangan suruh aku untuk pergi darinya. Aku sangat mencintai kyuhyun.aku akan menebus semua kesalahan ku padanya.” Ucap Minnie memohon agar bisa bertemu dengan kyuhyun.
“apa? Menebus kesalahanmu? Apa itu setimpal dengan apa yang akan kyuhyun alami setelah kecelakaan ini? “
“baik kalau kau mau menebus kesalahanmu, kesalahanmu itu sungguh fatal gadis kecil, hanya ada satu cara untuk menebusnya. TINGGALKAN KYUHYUN!!” jawab heechul eomma seperti vonis mati dari hakim yang sudah tidak bisa di ganggu gugat. Minnie hanya diam tidak percaya dengan apa yang dikatakan ibu kyuhyun. Air matanya terus mengalir membasahi pipi chubby nya.
“tunggu apalagi? Sekarang pergilah sebelum aku berbuat kasar padamu!” lanjut heechul
“baik ahjuma, aku akan meninggalkan kyuhyun. Tapi aku mohon biarkan aku melihatnya membuka mata. Setelah aku tahu keadaanya baik – baik saja, baru aku akan pergi.” Tawar Minnie
“aku sudah berbaik hati padamu, tapi kau terus saja membuatku kesal. Aku tidak mengizinkan mu menunggunya sampai 2 menit lagi. Kau harus pergi.”
Heechul memanggil bodyguardnya yang sedari tadi menunggu tidak jauh dari tempat itu. Dia menyuruh menyeret Minnie keluar dari rumah sakit.
Minnie terus berontak, namun tubuh mungilnya tidak seimbanga dengan tenaga bodyguard itu, akhirnya dia pun terlempar ke luar rumah sakit dan harus menerima kenyataan bahwa ia tidak bisa bertemu dengan kekasihnya lagi. Dia hanya bisa berdoa untuk kesembuhan kyuhyun dan menyimpan rasa bersalahnya selama bertahun – tahun.

Flash back end

Minnie masih memegang foto  kyuhyun, memeluknya sambil menangis sampai terlelap tidur.

Keesokan harinya di rumah Kyuhyun
Kyuhyun sudah siap – siap untuk pergi ke Sapphire Blue dan di antar oleh supirnya. Sedangkan Sulli, dia masih tiduran malas di kamarnya.
Iya memang, Sulli itu hanya adik sepupunya, tapi dia sering menginap di rumah Kyuhyun dengan alasan ingin menjaganya, padahal dia sendiri punya seorang kakak di rumahnya. Begitu juga dengan Minho, dia memang tinggal di rumah Kyuhyun sejak setahun yang lalu karena ia bekerja untuk Kyuhyun dan sekaligus teman dan kepercayaan Kyuhyun selama setahun ini. Dia yang membantu Kyuhyun mengelola Sapphire Blue.

Sulli POV

Kurasakan cahaya matahari menyorot ke mataku. “Emmh,,,,” aku terbangun dan kemudian melihat jam di kamarku.
“Jam 9,, emm Kyuhyun oppa sudah bangun belum ya?” gumam ku dan langsung berlari keluar kamar menuju kamar Kyuhyun.
Ku ketuk pintu kamarnya dari luar, namun tidak ada jawaban. Sepertinya oppa sudah pergi, apa dia ke Sapphire Blue lagi? Tanyaku dalam hati
Ku dengar ada suara langkah kaki masuk ke dalam rumah.
“Siapa? Apa mungkin Kyu oppa?” aku berlari menuju ruang tengah. Kulihat sosok lelaki yang sedang berlajan dan aku mengenalnya. Tentu saja. Karena dia adalah oppa kandungku yang sudah lama aku tinggalkan di ruamah. Ha ha ha .. aku tertawa sendiri dengan kelakuanku. Oppa ku yang menyadari kehadiranku di lantai atas langsung mendongakkan kepalanya ke arahku.
“ hey gadis bodoh, kenapa kau tertawa? Turun sini!” perintahnya
Issh,,, dia memanggilku bodoh, enak saja! Tapi aku tetap menurutinya, turun dan mendekat padanya.
“kenapa oppa kesini? Mau menjemputku ya? Aku tidak mau! Aku mau tinggal disini bersama Kyu oppa ku tercinta” jawabku manja
Plakk….
Aww… “ Yak!! Siwon oppa, kenapa kau memukulku? Sakit tau L ucapku marah karena dia berani memukulku seenaknya. Kyu oppa saja tidak pernah memukulku.
“karena kau itu kurang ajar, yedongsaeng yang kurang ajar. Kau kan adikku kenapa malah tinggal bersama orang lain? Lagipula,,, Apa? Kau memanggilnya oppa tercinta? Kau mencintainya? Dasar pabo!”
“sudah aku tidak mau berdebat denganmu. Mana Kyuhyun oppa mu tercinta itu?” Tanya Siwon oppa bawel
“tidak ada, dia sudah pergi, mungkin ke sapphire blue” jawabku, mendengar nama restoran itu, ide bagus muncul di kepalaku. Bagaimana kalau aku kesana saja bersama Siwon oppa?
“Oppa… tenang saja, aku tidak akan melupakanmu sebagai oppa ku ko. “ ucapku merayu nya
“apa oppa sudah makan? Bagaimana kalau kita menyusul Kyu Oppa ke sana? Kita makan disana saja bagaimana?” tawar ku pada siwon oppa
“hmm.. bukan ide buruk. Baiklah kita kesana. Kajja” ajaknya sambil menarik tanganku, namun aku melepaskannya.
“wae? Bukankah kau mau kesana? Tanyanya heran
“iya oppa, tapi aku belum mandi, aku mau mandi dulu. Masa iya aku kesana seperti ini? Jawabku
“ahh,,, iya, ternyata kau belum mandi, pantas saja dari tadi ada bau tidak enak. Ternyata darimu. Ck ck ck
“oppa enak saja. Aku tidak bau ko. Aish… sudahlah oppa kau tunggu aku dulu, ok!” ucapku sambil lari kembali ke kamar ku untuk bersiap-siap.
Sulli POV end
    ** **
Di lain tempat, Sungmin tengah berjalan menuju Restoran yang kemarin iya kunjungi. Sungmin masih penasaran pada namja yang ia lihat kemarin sekilas. Sungmin menolak ajakan Siwon karena ini. Dia ingin menyelidiki tentang namja itu dan keberadaan Kyuhyun saat ini.
Sungmin masuk ke dalam Sapphire Blue, dia duduk sendiri di kursi dekat jendela. Saat dia melihat – lihat pada sekitar, berharap namja yang ia maksud ada di hadapannya, seorang pelayan mendatangi Sungmin.
“anda mau pesan apa nona?” Tanya sang pelayan ramah
“emm… aku pesan es Caffucino saja” jawab sungmin sekenanya
“ada lagi? Apa anda tidak mau memesan makanan?” Tanya sang pelayan lagi
“tidak terima kasih, itu saja.”
Sang pelayan pun kembali ke tempatnya untuk menyiapkan pesanan Sungmin. Tak lama kemudian pesanan Sungmin pun datang, saat pelayan itu menyerahkan pesanannya dan sambil berbicang – bincang sungmin pun terfokus dan tidak menyadari seorang namja naik ke atas stage dan duduk di kursi piano.
Akhirnya pelayan itu pergi dan tinggal sungmin sendiri, dia meminum es nya saat terdengar suara merdu mulai menyanyikan bait – bait lirik di iringi dengan suara piano yang di mainkan sendiri oleh penyanyinya.
 apado amureochi anheun cheok
nunmuri heulleodo gamchuneun beob

Sungmin yang mendengar suara itu langsung mendongakkan kepalanya mencari sosok orang yang sedang menyanyikannya. Dan alangkah terkejutnya ia melihat namja yang bernyanyi itu.
“kyu,,,,Kyuhyun” lirih sungmin, hanya ia yang bisa mendengar suara yang ia keluarkan sendiri
Sungmin terus memperhatikan kyuhyun yang sedang bernyanyi, hatinya semakin kacau entah dia harus bahagia, sedih ataupun marah? Sungmin hanya bisa menangis dalam hati melihat orang yang selama ini ia rindukan, orang yang sangat ia cintai, orang yang selama ini tidak pernah hilang dari hatinya. Hanya kyuhyun lah yang ada di hati sungmin.
Sekarang ini, ingin sekali sungmin pergi menghampiri kyuhyun dan memeluknya erat. Namun bagaimana caranya? Dia sendiri bingung apa yang harus ia lakukan.
apado amureochi anheun cheok
nunmuri heulleodo gamchuneun beob
maeumhan jjok geugose namgyeonoko amuil eopdaneundeusi utneun beob
heeojineun bangbeob
~
(walaupun rasanya sakit, bersikaplah seolah tak apa –apa
Walaupun rasanya ingin menangis, ada cara untuk menahannya
Walaupun hati ini terluka, ada cara untuk tetap tersenyum
Begitulah caranya jika ingin berpisah)
maeumi ireoke tto jeomuljyo
sumanheun miryeondeul tto heomuljyo
dasi jiwogagetjyo adeukhaejigetjyo
uri seoro ijeogagetjyo

(Hatiku dipenuhi kegelalpan
Semua keinginanku yang ada hancur
Semua perlahan akan hilang, kembali menjauh
Kita akan saling melupakan)
nae uimi eomneun haruga tto jinagagetjyo
nae duldoeomneun urisarang eopdeonirijyo
Neol bogosipda haedo dasin bolsu eopgetjyo
apado chamayagetjyo
heeojineun bangbeobijyo

(Hari – hari kembali membosankan
Cinta seperti milik kita ini, akankah ada lagi?
Bahkan jika rasanya ingin bertemu,
Kita tidak bisa melakukannya
Betapapun sakitnya harus bisa menahannya
Beginilah caranya jika ingin berpisah. )

Mendengar setiap lirik yang kyuhyun nyanyikan, rasanya air mata Sungmin tidak bisa untuk tidak keluar, Sungmin hanya bisa menggigit bibirnya dan menutup mulutnya dengan tangan agar tangisnya tidak pecah.
Entah apa alasan Sungmin, tapi ia tidak ingin Kyuhyun melihatnya hari ini. Sungmin lebih memilih pergi sekarang juga dari tempat itu sebelum Kyuhyun melihatnya.
Sungmin menarik nafas dalam dan mengeluarkannya kasar. Ia mencoba mengontrol emosinya sebelum keluar. Setelah ia rasa lebih baik Sungmin langsung meninggalkan tempat itu dan berlari ke arah jalan.
Sungmin tetap focus pada jalannya tanpa ia menyadari seseorang  tengah menatapnya.
“Sungmin-ah.” Teriak orang itu dan sungmin langsung mendongakkan kepalanya mencari sosok yang memanggilnya.
“Siwon ssi?” gumam Sungmin pelan

Siwon pov

Saat aku mau masuk ke dalam restoran, kulihat Sungmin tengah berlari berlawanan arah. Dari mana dia? Bukankah dia bilang sedang ada urusan?
“Sungmin-ah”
Aku pun memanggilnya, dan kemudian dia melihat ku yang tepat berada di depannya. Aku menghampiri yeoja itu, aku lihat dia bergerak risih karena aku mendekatinya. Mungkin dia merasa tidak enak karena aku melihatnya disini sedang tidak melakukan urusan seperti yang dia katakana tadi malam. Tapi tidak apa – apa lah, yang penting aku sekarang harus bisa mengajakknya makan (?) atau mungkin kencan,hehehe
“emm..Siwon ssi?” ucapnya
“aishh.. sudah ku bilang jangan memanggil ku seperti itu kalau di luar kantor, arraso?” balas ku sedikit kesal karena dia tidak mau mendengarkanku.
“arraso. Mianhae” jawabnya sambil tertunduk
“gwenchana..oh ya, kau sedang apa? Apa urusanmu sudah selesai?” tanyaku menyelidik
“emm.. itu,,,a,,, aku…” jawabnya gelagapan, terlihat sekali dia sedang bohong padaku
“sudah selesai ya? Kalau begitu, bagaimana kalau kita makan disini sekarang? Kajja!” perintah ku sedikit memaksanya.

“tapi Siwon – ah?” balas Sungmin, namun sebelum aku mendengar alasan – alasannya itu, aku langsung menarik dia untuk masuk ke dalalm.
“sudahlah Sungminnie, aku yang traktir. Oke!” lanjut ku. Aku tidak peduli apapun alasan dia sekarang.
Sebelum Sungmin menolak lagi, Sulli datang menghampiri ku dan sungmin. Langsung aku kenalkan saja dia pada Sulli.
“Oppa… kenapa kau meninggalkanku?” ucap Sulli tanpa sadar aku membawa seseorang.
“sulli – ya, kenalkan ini Sungmin. Sungmin-ah ini adik ku namanya Sulli” kata – kata ku mewakili jawabanku terhadap pertanyaan Sulli. Sulli adikku itu melirik kea rah sungmin. Dan sungmin langsung mengulurkan tangannya kepada Sulli.
“Sungmin Imnida” sambungnya
Sulli hanya diam menatap Sungmin, mungkin dia sedang menilai yeoja  yang aku bawa saat ini.
“oppa.. dia pacarmu ya?”Tanya Sulli yang sukses membuat wajahku memerah, aku melirik ke arah Sungmin dan ternyata dia juga melirik ke arah ku. Aigoo… aku menggaruk belakang leherku yang tidak gatal
“nae” “aniya” jawabku dan sungmin bertubrukan (?) ah …aku semakin malu sekarang. Sungmin melanjutkan perkataanya.
“aniya… oppa mu itu bos ku” lanjut Sungmin yang membuat ku sedikit kecewa, padahal jawaban Sungmin itu memang benar.
“Sudahlah Sulli, Sungmin ayo kita masuk kedalam.” Tambahku untuk mengakhiri pembicaraan konyol ini.
Siwon POv end
      **   **
Sungmin PoV

“oppa.. dia pacarmu ya?” Tanya Sulli,, aissh.. kenapa bocah ini beranggapan seperti itu sih
“ne”, “aniya” jawab siwon dan aku, hemm… kenapa direktur choi menjawab iya? Itu semakin menyulitkanku saja
“aniya.. oppamu itu bos ku” lanjut ku agar tidak terjadi kesalah pahaman.
“Sudahlah sulli, Sungmin ayo kita masuk ke dalam!” ucap Siwon. Aigooo…. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Bukankah aku berlari keluar untuk menghindari kyuhyun. Tapi sekarang aku terpaksa harus masuk lagi ke dalam dan kemungkinan kyuhyun akan melihatku bersama Siwon.

Kami pun duduk di kursi yang tidak jauh dari dari tempatku duduk tadi. Aku lihat kyuhyun masih bernyanyi di kursi piano itu. Setelah kyuhyun selesai bernyanyi aku terkejut, Sulli malah memenggil kyuhyun. Sepertinya dia mengenal kyuhyun. Dan sialnya lagi Sulli menghampiri Kyuhyun ke depan dan memeluknya.
Apa – apaan ini. Berani sekali bocah itu memeluk kyuhyun ku? Ahh… kenapa aku harus melihat ini? Aku yang merindukannya, ingin sekali memeluknya namun tidak bisa, tapi bocah itu begitu dengan mudahnya memeluk kyuhyun.
Tunggu,, tunggu! Omona… bocah itu sekarang membawa kyuhyun kesini, apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus berlari? Tapi rasanya kaki ku ini kaku di tempatku sekarang, aku hanya bisa berdiri di belakang siwon berharap kyuhyun tidak melihatku.
“apa kabar kyuhyun-ah?” ku dengar siwon berbicara pada kyuhyun
“aku baik – baik saja siwon-ah. Kenapa kau baru datang kesini lagi?” Tanya kyuhyun
“mianata, kemarin aku kesini tapi tidak memberi tahu mu karena aku bertemu clien ku. Oh ya kenalkan.”
Aigoo… aigoo… siwon akan mengenalkanku pada kyuhyun. Siwon membalikkan tubuhnya dan sedikit bergeser agar kyuhyun bisa melihatku. Tubuhku rasanya lemas sekali, semoga saja aku tidak pingsan dan jatuh saat menatap kyuhyun.
“kenalkan ini Lee Sungmin, dia……. Dia temanku” ucap siwon yang mengenalkanku pada kyuhyun.
Aku pasrah, aku mencoba melihat ke arah kyuhyun. Aku ingin tau bagaimana reaksi kyuhyun setelah melihatku.
“ Kyuhyun imnida” jawabnya sambil tersenyum, namun ada yang aneh, matanya tidak menatap ku dan tangannya pun terulur namun tidak tepat ke arah ku. Aku bingung menatapnya.. kenapa kyuhyun?
Aku melirik ke arah siwon, sepertinya ia mengerti kebingunganku, dia seperti memberi koda padaku, siwon memegang mata nya dan menggelengkan kepalanya. Aku mengerti,, aku membelalakkan mataku terkejut dengan kenyataan ini.
Mwo?? Kyu,,, Kyuhyun Buta???Andwae,,,,
Ini tidak mungkin,, aku menggigit bibir bawahku dan menutupnya dengan sebelah tanganku,,ingin rasanya aku menangis, namun aku tetap bertahan dan mengontrol emosi ku
Aku membalas uluran tangan kyuhyun.
“Sungmin imnida, Bangapseumnida” jawabku dan kyuhyunpun tersenyum
Sulli menarik kursi untuk kyuhyun dan menyuruhnya duduk, begitu pula siwon, dia juga menarikkan kursi untukku, namun aku sudah tak tahan lagi,, aku minta izin untuk ke toilet.
“emm,,, aku mau ke toilet” ucapku meminta izin kepada semuanya. Tak menunggu lama, aku langsung berjalan menuju toilet, masuk ke dalam dan menyalakan keran air supaya tidak ada yang mendengar suara tangisanku yang sejak tadi aku tahan.
Hati ku semakin sakit mendengar kenyataan bahwa Kyuhyun sekarang buta, itu pasti karena kecelakaan 7 tahun yang lalu. Ini semua salah ku, dia seperti ini gara – gara ku. Apa aku masih pantas muncul di kehidupannya?
Tuhan,, andai aku bisa menggantikan posisinya sekarang, biarkanlah aku merasakan kegelapan itu. Kembalikanlah penglihatannya, aku mohon.
Sungmin pov end
Sungmin terus menangis d dalam toilet, dia benar – benar sudah tidak tahan menahan air matanya itu. Melihat orang yang sangat ia cintai dengan kondisi seperti itu membuat hatinya terasa sesak. Hanya air mata yang bisa sedikit melegakannya.

tbc

2012/03/16

The Third FF / Always Love You / Part 2 / Kyumin Couple


 
Sulli pun pamit dan pergi dengan mobil barunya. Kyuhyun hanya tersenyum akan kelakuan adik sepupunya itu. Hanya Sulli dan Minho lah yang bisa dia jadikan teman selama ini, karena setelah kecelakaan dan kejadian 7 tahun yang lalu, Kyuhyun tidak mau berhubungan dengan siapapun termasuk Eommanya sendiri, dia terus mengurung diri dan menutup diri dari orang – orang. Yah,, kecelakaan yang merenggut penglihatannya, namun bukanlah kebutaan itu yang membuat dia terpuruk dan menutup diri dari lingkungan saat itu.
Semuanya berawal dari malam di 7 tahun yang lalu -------
          ******
Always Love You - Part 2
 
Flash back on
7 years ago
“Aku akan terus berdiri disini Kyu!! Sampai kau mempercayaiku, atau aku lebih baik mati tertabrak sekarang juga daripada kau tidak mempercayaiku! Teriak seorang yeoja di tengah jalanan kota Seoul. Air mata yang membasahi wajahnya tercampur air hujan yang sangat deras, hanya rintihan suara yang terdengar samar oleh suara hujan menggambarkan betapa sakitnya hati yeoja itu ketika kekasihnya sendiri tidak mempercayainya.
“TERSERAH! Jawab Kyuhyun dingin karena sudah di kuasai amarah. Namun saat dia berjalan berlawanan arah, dia merasa ada lampu yang menyorot dari arah belakang, arah dimana yeoja itu berdiri. Saat kyuhyun berbalik ternyata sebuah Truk besar yang sedang melaju kencang kearah sang yeoja, namun yeoja itu tetap berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikitpun.
“Minnie AWAS!! Menyingkirlah dari sana! “ teriak Kyuhyun. Namun yeoja tersebut tetap diam tanpa menghiraukan teriakan kyuhyun. Yang ada dia malah menutup matanya tanda pasrah.
“Shitt” umpat kyuhyun yang langsung berlari kearah yeoja itu. Ia mendorongnya sekuat tenaga dan , , , ,
BRUKKK .. . . ..
Tubuh Kyuhyun terpental di jalan, kepalanya membentur bebatuan yang ada disana.
                =====
Setelah berjuang melawan kematian, akhirnya namja tampan ini berhasil melewati masa kritisnya. Kelopak matanya perlahan terbuka memperlihatkan manik kecoklatan miliknya. Namun tak ada sedikitpun cahaya yang bisa ia rasakan di matanya.

Kyuhyun POV
Aku terbangun dari tidurku, mungkin ini tidur terpanjang dalam hidupku. Namun ada yang aneh, kenapa semuanya gelap? Apa ini masih malam?atau mati lampu?
Aku mengingat – ngingat kejadian terakhir yang ku alami, namun sakit sekali rasanya kepala ini.
“Kyu Jhagi,, kau sudah bangun nak?” terdengar suara eomma ku yang berbicara
“apa yang kau rasakan sekarang tuan Cho?” kali ini suara yang asing bagiku, aku tidak mengenalnya
“Eomma… kita ada dimana? Kenapa eomma mematikan lampunya? Aku tidak bisa melihatmu sekarang” tanyaku pada eomma.
Tidak ada jawaban sama sekali dari eommaku, hanya saja setelah itu suara orang asing yang tadi ku dengar berbicara lagi
“sepertinya anak anda mengalami kebutaan Heechul ssi, akibat benturan keras di kepalanya”
MWO? Buta? Kecelakaan? Ah,,, aku ingat sekarang, truk itu akan menabrak Minnie. Terus sekarang dimana Minnie? Aku ingin sekali bertemu dia.
Bagaimana dengan mataku? Aku tidak peduli, yang penting sekarang aku ingin bertemu dengan Minnie.
Aku melepaskan jarum infuse yang ada di tangan ku, lalu aku bangun dan bermaksud untuk mencari Minnie kemanapun.
“Kyu,, kau mau kemana nak?” Tanya  eomma, dan beberapa orang sepertinya menahan ku dan menarik ku untuk kembali ke atas ranjang.
“aku ingin bertemu Minnie eomma, dimana dia? Dia baik – baik saja kan? Tolong antarkan aku kepadanya.” Pintaku sedikit memaksa, namun seperti biasa, eomma selalu melarangku. Aku kembali berontak dan berdiri agar aku bisa pergi dari sini, sampai akhirnya kata – kata eomma ku yang berhasil membuatku diam di tempatku berdiri saat ini.
“Minnie sudah meninggal Kyuhyun! Kau tidak bisa menemuinya lagi, arraso?”
Bagai petir di siang hari, kata – kata eomma ku itu sangat menyakitkan, membuat dadaku terasa sesak, namun itu rasanya mustahil. Tidak mungkin Minnie ku meninggal?”
“eomma pasti bohong kan? Tanya ku, namun eomma tetap saja bilang hal yang sama bahkan semua orang di ruangan ini bilang kalau Minnie sudah meninggal. itu sungguh tidak mungkin. Tidak mungkin Minnie meninggalkanku begitu saja. Bagaimana bisa dia meninggalkanku dalam keadaan seperti ini? Bukankah aku sudah mendorongnya menjauhi truk itu?
“Tidak eomma, Minnie pasti belum meninggal, dia tidak boleh pergi!” teriak ku prustasi
“ bukankah aku mendorongnya eomma, aku yang menyelamatkannya, kenapa bisa dia meninggal?”
“kau memang mendorongnya Kyu, tapi kau mendorongnya terlalu kencang, dan tanpa kau sadari Minnie terjatuh dan mobil lain menabraknya. Apa kau tidak ingat?” jawab eomma
Aku benar – benar tidak ingat. Arrrght,,, kenapa aku bisa sebodoh itu mencelakai orang yang aku cintai.
Aku kembali kepada tujuanku, yaitu pergi mencari Minnie. Aku masih belum bisa percaya sebelum aku membuktikannya sendiri. Namun dengan kondisi ku yang seperti ini, sekarang aku tidak bisa melihat, sangat susah untuk mencari jalan yang ingin ku tuju sampai akhirnya orang – orang itu kembali menyeretku ke kamar atas perintah eomma, aku tetap berontak namun apa daya. Aku merasakan seseorang sedang menyuntikkan sesuatu ke lengan ku sampai akhirnya aku merasa lemas dan ingin menutup mataku.
Kyuhyun POV End
Flash back End
Dari semenjak kejadian itu, Kyuhyun menutup diri terhadap orang lain, termasuk kepada eommanya sendiri. Bahkan  Heechul eomma sudah pusing di buatnya karena Kyuhyun selalu menolak donor mata yang di tawarkan dokter untuknya.
Sampai akhirnya Sulli tinggal di rumah itu dan menjadi teman Kyuhyun dan juga Minho yang merupakan anak dari salah satu kepercayaan Heechul eomma, Kyuhyun pun kini sudah mulai bisa membangun jati dirinya sendiri. Mencoba kembali kepada kehidupan nyata walau kondisinya tidak seperti dulu.
Skip ----

Minho POV
“mau pergi kemana hyung?” Tanya ku kepada Hyung sambil melajukan mobilku.
“Saphire Blue, nae!” jawabnya singkat. Pasti dia ingin menghabiskan waktu lagi disana? Menyanyi dan bermain piano. Yah,, walau dia buta, tapi Tuhan masih memberikan banyak kelebihan kepadanya.
Suaranya yang fantastic itu bisa jadi daya tarik tersendiri untuk Restoran yang ia kelola, walau dia tidak terjun langsung dalam pembangunan Restoran itu, tapi bakat pembisnis yang ia miliki dari Cho Ahjusi membantunya untuk mampu mengelola bisnis rumah makan tersebut. Dan suara merdunya itu bisa di jadikan alasan untuk orang – orang bisa makan di restorannya, karena dia sendiri yang sering bernyanyi dengan merdu di depan para tamu. Betapa hebatnya bukan hyungku ini?
Monho POV End

Other place ---

Siwon POV
Pintu ruang kerja ku terbuka. Aku lihat sosok yeoja yang sangat manis berjalan masuk.
“Siwon ssi,, aku sudah mempelajari semuanya. Oh ya bukankah sekarang tuan ada acara makan siang dengan direktur Kim dari Ddangkoma (?) Coorporation? Apa tuan akan berangkat sekarang?
#Ddangkoma ikutan eksis,kekekkek
Yah, Lee Sungmin, gadis yang selama 2 hari ini berhasil merebut hati ku, menyita semua perhatianku. Entah kenapa aku selalu bahagia jika melihatnya. Hanya menatapnya, melihat senyumnya, membuat hati ini damai #author lebay
“Siwon, ssi,,,” Sungmin mengibas – ngibaskan tangannya ke hadapanku membuat aku tersadar dari lamunanku.
“ah, nae,,,aku sudah siap. Kau juga harus ikut Sungmin ssi, Kajja! Kita berangkat sekarang.” Perintahku tanpa ingin di bantah.
---
Author POV
Merekapun melaju pergi menemui cliennya itu, Kim Yesung dari Ddangkoma Coorporation di sebuah Restoran bernama Saphire Blue.
 ----
Sungmin dan Direktur Choi tiba di Saphire Blue. Sementara itu, Kyuhyun memulai aktifitasnya, yaitu bernyanyi di depan banyak orang, para tamu di restorannya itu dengan diikuti suara piano  yang ia mainkan sendiri.
“emm.... direktur,,saya permisi sebentar ke toilet.” Ucap sungmin setelah mereka memasuki pintu restoran.
“nae, silahkan. Aku tunggu kau di dalam!” jawab direktur Choi
“arrasso. Gamsahamnida” ucap sungmin lagi dan langsung menuju toilet restoran tersebut.
Sedangkan direktur Choi pergi menemui cliennya tuan Kim.
“Annyeonghaseyo, apa anda sudah menunggu lama?” Tanya siwon basa basi
“Aniya, lagipula menunggu seseorang disini tidak menjenuhkan. Suara – suara merdu yang di lantunkan penyanyi itu membuat aku betah, bukankah begitu Tuan Choi?” jawab Yesung, ramah.
“ah iya, Suara Kyuhyun, Ssi memang sangat indah. Dia adalah pemilik restoran ini.” Ucap Siwon.
“Benarkah?” Tanya Yesung memastikan dan di jawab dengan anggukan dan senyuman Siwon.
@ Tiolet
chilnyeoneul mannatjyo
amudo uriga ireoke swipge ibyeolhal jureun mollatjyo

geuraedo urineun heeojyeo beoryeotjyo
gin sigan ssahawatdeon gieogeul namginchae

urin eojjeom neomu eorinnaie
seororeul manna gidaenneunji molla
byeonhaeganeun uri moseupdeureul
gamdanghagi eoryeowonneunjido
ibyeolhamyeon apeudago hadeonde
geureongeotdo neukkilsuga eobseotjyo
geujeo geunyang geureongabwa hamyeo damdamhaenneunde


Alunan musik dan lagu terdengar sampai toilet. Sungmin yang menyadari hal itu langsung tertegun. Dia seperti mengenali pemilik suara indah ini.
Sungmin POV
dareun han sarameul manna ttodasi
saranghage doeeosseumyeonseodo nan
seulpeulttaemyeon hangsang jeonhwalgeoreo
sorieobsi nunmulman heulligo
neodo joheun saram mannaya doenda
maeumedo eomneun mareul hamyeonseo
ajik nareul johahana gwaenhi dollyeo malhaetjyo

“suara ini? Siapa yang menyanyikannya? “ gumam ku. Jantung ini rasanya semakin terus berdebar mendengar lantunan – lantunan lagu yang di nyanyikan.
Fikiranku terfokus pada satu orang. Seseorang yang sangat aku rindukan, dia yang sangat aku cintai.
Aku kembali menajamkan pendengaranku. Meresapi, menghayati setiap lirik lagu dan suara indah penyanyinya. Aku semakin merasa mengenali suara ini. Mungkinkah dia? Hatiku semakin bimbang, ingin sekali rasanya aku menemui penyanyi itu dan berharap dia adalah seseorang yang telah lama aku rindukan.
na ije gyeolhonhae geu aeui maldeutgo
hanchameul amumaldo hal suga eobseotjyo
geurigo ureotjyo geu ae majimak mal
saranghae deutgosipdeon geu hanmadi ttaemune
huu~~~ huuhu ~~~~ huu uuu uuu ~~~~~~ ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Sorak ramai tepuk tangan terdengar setelah lagu itu selesai membuatku kembali bangun dari lamunanku. Aku bergegas ingin melihat siapa yang bernyanyi tadi. Aku sedikit berlari menuju ruang utama restoran ini.
Sungmin POV end
---
Sungmin berlari dari toilet menuju ruang utama. Suara tepuk tangan masih terdengar riuh di antara pengunjung restoran.
“Gamsahamnida” ucap Kyuhyun dan membungkukan badannya. Di saat yang bersamaan, Sungmin tiba di sana dengan wajah panik dan penasaran.
      ----------
Tbc.

makin aneh gak sih ceritanya?wkwkwkw :D apapun deh ceritanya yang penting senang,hehehe
Gomawo buat yang udah baca 
Bow *

2012/03/15

The Third FF/ Always Love You/Part 1 / Kyumin couple


Annyeong haseyo......
Naneun Kim Je Mi imnida aka Hikaru Shinta, Plakk# seseorang yang mengaku dirinya sebagia author, padahal gadungan,kekekeke
inilah hasil karyaku yang mungkin jelek, tak bermutu, gak menarik sama sekali namun berharga tinggi buat aku sang author,hee :D aku persembahkan buat para reader yang terpaksa baca atau aku paksa baca atau gak sengaja baca, semoga Fanfic ini membuat kalian semua terhibur :) amin
oke mulai jha daripada keburu basi dan saya mohon RCL (Read, Comment, Like) yoo :)

Title       : Always Love You (WIP)
Cast       : Cho Kyuhyun
                  Fem’ Lee Sungmin (yeoja)
                  Choi Siwon
                  Choi Minho
                  Sulli
Genre   : Angst, Romance, Drama (maybe)
Rating   : M
Disclaimer : Semua Cast bukan milik saya,,tapi Fanfic ini murni dari otak saya J
Part        : 1

Happy Reading ^^
“Always Love You – Kyumin Couple”

Sebuah pagi (?) di Kota Seoul, seorang yeoja cantik dan imut tengah berjalan ke dalam ruangan kerjanya yang baru saja ia dapatkan kemarin.
Berkat kemampuan dan bakatnya sebagai seorang seniman keramik, ia bisa bekerja di salah satu perusahaan ternama di Seoul.

Flash back

“Selamat nona Lee Sungmin, anda diterima bekerja disini, dan besok kau bisa mulai bekerja dengan ku!” ucap sang direktur , ramah
“Jeongmalyo Direktur Choi?” Tanya yeoja yang bernama Sungmin, memastikan.
“ne, jeongmal Sungmin, Ssi “ jawab direktur muda dan tampan itu sembari tersenyum dan memperlihatkan lesung pipi nya.

Flash back end

Sungmin POV

Aku mebuka ruangan kerja baruku, hmm,,,,beruntungnya aku, baru satu minggu datang ke Seoul sudah dapat pekerjaan bagus, terimakasih Eomma, Appa atas doa kalian.---

Tiba-tiba saja Direktur Choi, atasan ku itu datang ke dalam ruanganku.
“Annyeong nona Lee, kau sudah datang?” sapanya.
“ah,,nae,, Direktur Choi, apa aku telat?”
“Aniya, kau tidak telat, aku hanya ingin memberikan berkas – berkas ini untuk kau pelajari. Dan,,,,, jangan memanggilku seperti itu, itu terkesan tua untuk ku. Kau panggil saja aku Siwon. Arra?” jawabnya sambil tersenyum
“oh,,nae, Siwon, Ssi, Arrasseo! Saya akan segera mempelajarinya. Maaf telah membuat anda jadi repot – repot datang sendiri ke sini. “ ucapku sambil membungkukan badan karena jujur saja aku sedikit malu karena atasan ku sendiri yang menyerahkan tugasku, bukan aku yang datang meminta.
“nae,,gwenchana, kau pelajari dulu saja berkasnya, nanti siang saya ada janji temu dengan rekan bisnis saya yang baru, saya mau kamu ikut. Oke!”
“baiklah Siwon, Ssi “ jawabku sambil kembali membungkukan badan dan kemudian dia kembali ke ruangannya setelah memberikan senyumannya pada ku.
Aigoo,,,kenapa aku jadi memikirkan orang lain sekarang? Seseorang yang sangat aku rindukan, Apakah dia masih ada di kota ini? Apa dia masih mengenaliku? Apa dia juga merindukanku? Atau jangan – jangan sudah melupakan ku?
Haiiissh… Lee Sungmin! Hentikan!! Lupakan!!
Saatnya bekerja! SEMANGAT!!

Sungmin PoV End

Di lain tempat, seorang namja tinggi dengan kulitnya yang putih pucat, rambut coklat dan mata yang coklat juga namun pandangannya kosong, entah melihat ke arah mana? Yang jelas tidak terlihat cahaya kehidupan dari sorot matanya yang dingin. Namja itu tengah berdiri di suatu taman di pinggir rumahnya sendiri. Menghirup udara segar pagi hari dan termenung, tak ada satupun orang yang tahu apa yang di pikirkan namja itu.
Namun tiba saja seorang yeoja imut memeluknya dari belakang.
“oppa” teriaknya sambil memeluk sang namja dari belakang. Namja itu tersenyum sekilas dan berbalik ke arah yeoja yang memeluknya tadi, mengibas – ngibaskan tangannya ke depan, mencari sosok yeoja yang memeluknya tadi, dan kemudian menyentuh kedua pundaknya untuk memastikan bahwa lawan bicaranya ada di hadapannya, sedangkan matanya memandang tidak tentu arah karena tidak ada satupun cahaya yang bisa menembus mata coklatnya itu.
“Waeyo? Kau seperti ini pasti ada maunya kan Sulli-ya?” Tanya namja itu.
Sulli hanya tertawa kecil karena merasa niatnya sudah bisa di tebak oleh namja yang di panggilnya oppa itu.
“Hee,,hee Aniya oppa, aku hanya merindukanmu saja”
“jinjja? Terus kenapa kau belum pergi ke kampusmu?” Tanya sang namja.
“euumm,,itu oppa, aku gak mau ke kampus kalau di antar sama Minho. Aku mau pergi sendiri, dann,,boleh kan aku memakai mobil baru yang ahjuma belikan kemarin untuk oppa?hehe,,” Jawab Sulli.
“Yaa!! Nona manja, memangnya aku mau di suruh mengantarkanmu hah? Kalau bukan Kyuhyun Hyung dan nyonya besar, aku juga tidak mau mengantarmu kemana – kemana!” teriak namja yang tadi namanya di sebut – sebut oleh Sulli.
“Cih,,siapa juga yang mau diatar oleh mu tuan Minho?” ejek Sulli kepada Minho
“Hentikan!! Kalian jangan bertengkar di depanku! Kau boleh pergi sendiri, dan kau juga boleh bawa mobil itu Sulli-ya, tapi kau harus hati – hati, Arra!” ucap namja bernama Kyuhyun yang sedari tadi hanya diam mendengar pertengkaran antara Sulli dan Minho
“Jinjja Oppa? Gomapta” kata Sulli sambil memeluk Kyuhyun lagi *Sulli di kejar Sparkyu, berani peluk2 Suami ku, LOl
“tapi Hyung,,?” bantah Minho yang tertahan dengan ucapan Kyuhyun
“dan kau nanti temani aku bertemu seseorang. Oke Minho-ya?”
“Ok deh hyung.” Jawabnya sedikit kecewa, karena sebenarnya Minho senang kalau di suruh mengantar Sulli kemana – kemana walau kadang – kadang yeoja itu membuatnya kesal.
Sulli pun pamit dan pergi dengan mobil barunya. Kyuhyun hanya tersenyum akan kelakuan adik sepupunya itu. Hanya Sulli dan Minho lah yang bisa dia jadikan teman selama ini, karena setelah kecelakaan dan kejadian 7 tahun yang lalu, Kyuhyun tidak mau berhubungan dengan siapapun termasuk Eommanya sendiri, dia terus mengurung diri dan menutup diri dari orang – orang. Yah,, kecelakaan yang merenggut penglihatannya, namun bukanlah kebutaan itu yang membuat dia terpuruk dan menutup diri dari lingkungan saat itu.
Semuanya berawal dari malam di 7 tahun yang lalu -------

--tbc--

kependekan gak sih part 1 nya?
kyaaaa,,,,mianhae kalau jelek ya, tapi walaupun jelek, ceritanya gak banget, yang udah kepalang baca, tolong dong di comment, yah,, yah ^^ aku pengen tau responnya? kalo bagus atau lumayan lah nanti aku lanjutin ke part 2, gimana??hehe
gamsahamnida yang udah baca, selamat malam :)
*bow bareng all cast :)

Istilah-istilah fanfiction, genre fanfiction, all about fanfic

Mungkin banyak author ataupun reader yang kurang paham atau tidak paham sama sekali tentang genre dari fanfiction,, ini ada sedikit penjelasan tentang Istilah-istilah fanfiction, genre fanfiction, all about fanfic, semoga bermanfaat :)

A

AU (Alternate Universe)
Sebuah fanfic yang alur ceritanya tidak mengikuti alur cerita asli itu sendiri

AR (Alternate Reality)
Kenyataan/fakta yang ada dalam sebuah fanfic tidak sesuai dengan kenyataan/fakta yang ada dalam cerita asli

AT (Alternate Timeline)
Waktu/masa dalam cerita fanfic itu berbeda dengan waktu/masa pada cerita asli

AH (All Human)
Fanfic dimana semua tokohnya adalah manusia, biasanya digunakan pada cerita bergenre fantasi yang tokohnya melibatkan roh, hantu, monster, dan lain sebagainya.

Adult Fic
Fic dewasa, berisi tentang adegan-adegan yang melibatkan $ex, kekerasan, penggunaan narkoba, dan hal-hal lain yang bersifat Mature

Anti-Fic
Fic yang bersifat melecehkan atau menjatuhkan sebuah cerita atau tokoh dalam cerita asli

B

Bashing
Menjelek-jelekan atau menjatuhkan seorang karakter dengan sengaja

Beta Reader
Orang yang membaca fic tersebut sebelum fic itu dipublish, tugasnya adalah mengkoreksi dan memperbaiki fic tersebut, juga memberi kritik/saran kepada author sehingga fic itu menjadi lebih baik ketika dipublish nanti

Beta Fic
Fanfic yang masih dalam masa percobaan, masih mengandung banyak typo dan kesalahan.

C

Copy-Cat
Author yang membuat sebuah fanfic dari hasil mencontoh fanfic lain dengan melakukan sedikit perubahan tapi dengan ide dan plot yang sama.

Canon
Canon adalah cerita asli dari anime/manga/buku/film/game tersebut.

Crack
Fanfic yang berisi sesuatu yang menyimpang atau tidak lazim/mustahil dalam cerita aslinya, misalnya pairingnya.

Cross-over
Cross-over adalah fanfic yang tokoh, tempat, setting, dll-nya bercampur antara anime satu dengan anime lain

Cookie
Fic singkat yang biasanya kurang dari 1000 word (hampir sama dengan Drabbles)

Copyright
Copyright adalah hak cipta. Seorang author tidak memiliki hak dan harus menyertakan disclaimer atas tokoh asli cerita tersebut, ia hanya berhak atas tokoh OC dan ide ceritanya. Copyright tokoh asli cerita tersebut sepenuhnya diserahkan kepada pengarang/mangakanya

D

Darkfic
Fanfic yang ceritanya menyedihkan, biasanya sad-ending

Deathfic
Fanfic yang tokoh utama atau salah satu tokohnya mati dengan tragis

Disclaimer
Adalah pernyataan yang diletakan di awal fanfic, yang menyatakan kalau semua tokoh asli dan cerita asli dalam fanfic itu adalah milik pengarang/mangakanya, bukan milik author

E

ER (Established Romance)
Fanfic di mana tokohnya telah menjalin hubungan sebelum cerita dimulai

Explicit
fanfic yang dengan jelas dan gamblang menggambarkan adegan (biasanya $ex) yang dilakuakan oleh tokoh.

F

Feedback
Saran, kritik, atau komentar reader dalam fanfic seorang author

Flame
Sebuah komentar/review yang isinya hanya menjelek-jelekan sebuah fanfic, mengkritik dengan bahasa yang kasar.

Flamer
Orang yang menulis flame sebagai review

Fluff
Fanfic yang pendek, namun ceritanya manis/menyenangkan dan happy-ending

G

Gary-Stu
Versi pria dari Mary-Sue, adalah sebuah karakter buatan author yang biasanya menggambarkan khayalan author tentang bagaimana dirinya akan terlihat dalam dunia fanficnya (disebut juga OC)
Kadang ada Gary-Stu yang bisa melakukan semua hal/ahli dalam semua hal, dia disebut 'god-mode oc'
Banyak reader yang tidak suka dengan kemunculan Gary Stu/Mary Sue karena mereka bisa terlalu berpengaruh dalam cerita, bahkan mengalahkan tokoh utama.

Genre
Jenis/aliran sebuah fanfic.

GenderSwitch
Fanfic dimana tokoh yang dalam cerita asli seorang laki-laki berubah jadi perempuan, akan ditambahkan kata 'Fem!' didepan nama tokoh tersebut, ex: Fem!Naru untuk Naruto versi wanita.

Gore
Fanfic yang berisi tentang pembunuhan berdarah, kesadisan, dll. Rate M.

GuestStar
Karakter tamu dari fandom lain, tidak seperti cross-over, hanya satu tokoh yang ditampilkan

H

Het
Hetero fic, fic yang 'waras' dalam arti hubungan dilakukan oleh pria dan wanita. Sama dengan Straight.

I

IC (In Character)
Tokoh dalam fanfic digambarkan sifat dan karakteristiknya sama persis dengan tokoh yang ada di cerita asli.

Incest
Hubungan $ex dengan saudara sedarah

J

JunkFic
Fic sampah, bisa merupakan sebuah fanfic yang isinya hanya menjelek-jelekan seorang karakter, menjelek-jelekan fandom tersebut, menjelek-jelekan fandom lain dll. intinya, fanfic yang tidak bermutu

L

Lime/Lemon
Fanfic yang berisi adegan $ex, lemon lebih eksplisit dari lime.

M

Mary Sue
(baca: gary tsu)

MPREG (Male Pregnancy)
Kehamilan laki-laki, biasanya pada fanfic YAOI

Mild-Language
Bahasa dalam fanfic tersebut agak kasar, namun masih bisa di toleransi sehingga masih berada di tingkat T

N

NC-17
Fanfic yang tidak boleh di baca oleh yang berusia dibawah 17 tahun, biasanya mengandung adegan dewasa

O

OTP (One True Pairing)
Sebuah pairing utama yang mutlak atau satu-satunya dalam fanfic tersebut

OC (Original Character)
Tokoh buatan author, bisa jadi mary sue atau gary tsu jika terlalu berpengaruh dalam cerita

OOC (Out of Character)
Sifat dan kepribadian seorang tokoh dalam fanfic tersebut melenceng dan berbeda dari sifat sebenarnya di cerita asli

P

Plagiarism
Sama seperti Copy-Cat, tapi ini mengkalim milik orang lain sebagai miliknya

POV (Point of View)
Sudut pandang dalam fanfic

Prefic
Prequel yang menceritakan cerita dalam sebuah fanfic sebelum cerita itu dimulai

PWP (Plot? What Plot? or Porn without Plot)
Sebuah cerita yang hanya memiliki sedikit bahkan tidak ada plot. Bisa berupa cerita yang mengandung $ex.

R

Review
Komentar, kritik, atau saran yang diberikan pembaca kepada author, review bisa berupa flame.

RnR (Read and Review)
Permintaan seorang author agar ceritanya dibaca dan di review oleh reader.

Rating
Rating atau tingkat/golongan dari sebuah cerita, cerita yang biasa saja, tidak mengandung unsur-unsur mature bisa dikategorikan dalam rating K-T sedangkan yang mengandung unsur-unsur dewasa bisa digolongkan dalam rating M

Remix
Fic yang dibuat ulang, bisa oleh author itu sendiri, bisa oleh author lain (dengan seijin author pembuatnya tentu saja)

S

Slash
Pasangan yang ada dalam fanfic tersebut bukan straight, melainkan Yaoi atau Yuri

Smut
Fic yang berisi adegan $ex

Songfic
Fic yang terinspirasi dari lagu atau based-on sebuah lagu

Spoiler
Bocoran dari cerita asli

T

TBC
To Be Continued

Teaser
Sebuah potongan fanfic yang membuat orang tergoda/tertarik untuk membaca fic tersebut

W

WIP (Work in Progress) 
Fanfic yang masih dalam tahap pengerjaan

WB (Writer Block)
Keadaan dimana seorang author kehabisan ide, dengan kata lain BUNTU 

Y

Yaoi
pairing antara laki-laki dan laki-laki (baca: homo)

Yuri
pairing antara perempuan dan perempuan (baca: lesbi)

RATING

Ada beberapa tingkatan rating yang digunakan di fanfiction.net, diantaranya adalah sebagai berikut:

K
K for Kids, fanfic bergenre ini sama sekali tidak mengandung kata-kata kasar, adegan kekerasan, $ex, drugs, dan lainnya, pokoknya aman untuk dibaca anak-anak

K+
Fanfic bergenre  K+ tidak jauh berbeda dengan yang bergenre K, hanya mengandung sedikit (sangat sedikit) kata-kata kasar/adegan kasar ringan

T
T for Teen, fanfic bergenre ini untuk usia 13+, mungkin menganadung beberapa kata kasar, unsur kekerasan, adegan mesra, atau apapun itu, masih bisa ditoleransi dan belum parah

M 
M for Mature, fanfic bergenre ini merupakan Adult fic.
Mengandung adegan kekerasan, $ex, Drug, sadisme, atau hal-hal lain yang hanya pantas dibaca oleh reader berusia 17+

Genre
ada sekitar 21 genre yang ada di fanfiction.net
Berikut genre tersebut:

Adventure
Genre pada fanfic yang bercerita tentang petualangan

Angst
Genre pada fanfic yang ceritanya sedih, menceritakan tentang kesedihan dan siksaan secara emosional

Crime
Genre pada fanfic yang menceritakan tentang prilaku kriminal si tokoh

Drama
Genre pada fanfic yang berkisah tentang kehidupan yang penuh drama, yah, mungkin kayak drama korea gitu ya?

Family
Genre pada fanfic yang menceritakan tentang kehidupan si tokoh dan keluarganya

Fantasy
Genre pada fanfic yang berisi hal-hal yang hanya ada di khayalan seperti sihir, monster,  naga, dewa, dll

Friendship
Genre pada fanfic yang menceritakan tentang kehidupan si tokoh dan teman-temannya, persahabatan si tokoh, dll

General
Genre pada fanfic yang umum seperti cerita kehidupan sehari-hari 

Horror
Genre pada fanfic yang menakutkan, menceritakan tentang hal-hal seram

Humor
Genre pada fanfic yang lucu

Hurt/Comfort
Genre pada fanfic yang sedih

Mystery
Genre pada fanfic yang penuh misteri seperti cerita detektif

Parody
Genre pada fanfic plesetan

Poetry
Genre pada fanfic yang berisi puisi

Romance
Genre pada fanfic yang berkisah tentang perjalanan cinta si tokoh

Sci-fi
Genre pada fanfic yang menceritakan tentang dunia yang sudah maju sciene dan teknologinya, biasanya mengambil seting di masa depan

Spiritual
Genre pada fanfic yang mengangkat hubungan antara si tokoh dengan Tuhan

Supernatural
Genre pada fanfic yang menceritakan tentang dunia supernatural, dunia gaib, dunia mistis

Suspense
Genre pada fanfic yang ceritanya menegangkan, bikin dag-dig-dug gak karuan

Tragedy
Genre pada fanfic yang menceritakan tentang tragedi yang menimpa si tokoh utama

Western
Genre pada fanfic yang bertema 'west', mungkin dengan koboi dan kuda di dalamnya

sekian dari saya,,,wasalam :)